Tampilkan postingan dengan label Love Bite. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love Bite. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Oktober 2013

Berbicara Pada Kemarin: Happy Birthday, Fu!



Langitku telanjur terang saat Fu memulai detik pertamanya sebagai laki-laki berusia 28 tahun.
Langitku sudah melaju 13 jam lebih cepat, entah apa yang membuatnya begitu terburu-buru.
Sial.
Tapi langitku lupa, aku selalu bisa menemukan Fu.
Terima kasih, Google Hangouts.

Ps: Happy 28th birthday, Fu!
Pss: I hate your mustache.
Psss: But I love you.
Pssss: But I hate your mustache


Senin, 05 Agustus 2013

16:27


Kebetulan 27 adalah tanggal lahir Fu.
Kebetulan Fu lahir dan tumbuh dewasa di rumah bernomor 27. 
Kebetulan Fu dan saya menyukai angka 27. 
Maka jadilah Fu dan saya menikah pada pukul 16 menit ke 27.

 




Minggu, 04 Agustus 2013

Seumur Hidup, Terdengar Menyenangkan


Menari-nari kita terus menari meski hujan rintik turun...


Pagi itu, 13 April 2013, tidak hujan.
Tapi, ya, saya menari-nari. Di mata saya, semua benda ikut menari-nari.
Pagi itu, Sabtu biasa. Seperti biasa, saya terbangun karena bunyi alarm yang rewel saat pukul 07.00.
Yang tidak biasa: 16.27. 

Mengalun-alun bersama alunan angin malam berpelukan...

Apakah semesta mencium rencana saya? Dari miliaran lirik picisan yang merayu dalam lagu, Sabtu itu justru mengalunkan lagu cinta. Bukan lagu cinta kesukaan saya. Tapi 16.27 segera terlukis di sekeliling saya. Dan seumur hidup, tidak pernah terasa semenyenangkan ini.

Denganmu, berbagi senyuman...
(Menari - Maliq & D'Essentials) 



15.05
   


  















Minggu, 27 Desember 2009

1095 Hari Bertutur Tentang Kamu

1095 hari. Mungkin bagi sebagian orang, jumlah hari itu cukup banyak. Tetapi itu sedikit, bila bertutur tentang kamu. Bertutur tentang kamu, tidak akan pernah khatam. Bukan seperti eksakta yang serba absolut. Bukan pula seperti menghitung jumlah hari dalam satu minggu yang sudah dipatenkan. Bukan seperti itu.

Bertutur tentang kamu, membuat degub jantungku menggila. Semua menjadi absurd. Padahal kamu hanyalah seorang homo sapiens dalam satu siklus hidupku. Tetapi, itulah kamu. Kamu adalah dunia, bagiku. Kamu, yang seringkali bertengkar denganku hanya gara-gara sebatang Dji Sam Soe

Kamu....
Kamu....
Kamu....
Dan masih banyak lagi tentang kamu

Bertutur tentang kamu dan semua gerak-gerikmu, memanglah sangat menyenangkan. Bak utopia. Tetapi aku, tidak ingin menjadikanmu utopia-ku. Kamu nyata ketika menggandeng tanganku dan mengajakku pulang.

Ah, sungguh aku masih ingin sekali bertutur banyak tentang kamu. Masih ingin ada hari ke 1096, 1097, 1098, 1099…




Depok, 10 Juni 2007